Lifestyle Story Tak Berkategori Travel

KEBAIKAN WARGA INDONESIA TIMUR

on
27 August 2018

Baik dan buruk biasanya bersifat subjektif, tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Tapi yang pasti sebagai manusia kita harus terus menyebarkan kebaikan, bukan karena mengharapkan mendapat balasan kebaikan. Tapi mendapat rasa puas saat bisa membantu atau menolong orang lain. Itu kenapa kali ini yang mau gua bahas adalah kebaikan dari para masyarakat di Indonesia timur berdasarkan pengalaman yang gua alami. So heres the story, hope you enjoy!

Perjalanan dari Ternate ke Morotai sebenarnya bisa ditempuh dengan beberapa alternative (jalur udara atau darat-laut) yang membedakan hanya durasi perjalanan. Apa daya karena kami kehabisan tiket pesawat untuk pergi ke Morotai, mau gak mau kami harus menempuh jalan darat-laut untuk sampai ke Morotai.

Rute perjalanan dari Ternate ke Morotai:

  • Pelabuhan Armada Semut Mangga Dua Pelabuhan Sofifi dengan kapal cepat, durasi 45 menit (Rp. 35.000/orang)
  • Pelabuhan Sofifi Pelabuhan Tobelo dengan mobil, durasi 4-5 jam (Rp. 100.000/orang)
  • Pelabuhan Tobelo – Pelabuhan Morotai dengan kapal cepat, durasi 90 menit (Rp. 50.000)

Rute perjalanan dari Morotai ke Ternate:

  • Dengan menggunakan pesawat, durasi 45 menit (Rp. 630.000)

Sumpah gua gak bohong, warga di Ternate itu emang bener-bener baik bukan main. Mungkin kalian tau tampilan warga Indonesia timur terlihat berbeda karena kulitnya yang gelap, wajah tampak sangat serius dan rambut keritingnya, tapi hati mereka lebih tulus dari kebanyakan orang. Istilah Dont judge a book by it coverbenar dalam hal ini. Kenapa gua bisa bilang begitu? Gua udah membuktikannya sendiri! Kapan? Saat gua liburan di Ternate pastinya! Gimana ceritanya? Ok, lets get it started..

  1. Rental mobil, Ternate

Bapak Arif pemilik jasa rental mobil yang gua hubungi di Ternate benar-benar berusaha mencarikan mobil untuk kami pakai. Hari kedatangan kami bersamaan dengan wisuda beberapa universitas di Ternate, itu kenapa semua jasa rental mobil kosong. Tapi dengan susah payah bapak Arif akhirnya mendapatkan mobil yang bisa kami pakai semala berlibur di Ternate. Bahkan Bapak Arif mau mengantar kami ke pelabuhan pada subuh keesokan harinya. Setelah kami kembali ke Ternate dari Morotai, Bapak Arif kembali membantu kami mencarikan mobil yang bisa kami pakai. Ada satu kejadian dimana kami mendapatkan mobil yang gak nyaman (kopling dan rem agak bermasalah), Bapak Arif dengan sabar menanggapi keluhan kami dan membantu kami dengan segera mengganti mobilnya dengan mobil yang lebih baik. Kami sangat beruntung dibantu oleh Bapak Arif yang mau diganggu dan harus datang tengah malam untuk mengantar mobil.

  1. Ibu penunjuk arah

Pada saat kami di pelabuhan pelabuhan Mangga Dua, kami ketemu sama seorang ibu warga lokal yang kelihatannya habis belanja di pasar. Begitu kami bercerita kalo kami akan menyambung perjalanan ke pelabuhan Tobelo, Ibu itu langsung menawari kami untuk bergabung dengannya karena Ibu tersebut juga akan melakukan perjalanan ke pelabuhan Tobelo. Ini membantu kami mendapatkan harga yang lebih ekomonis dalam perjalanan kami ke pelabuhan Tobelo

  1. Bapak pengemudi otopet

Pada saat kejadian Siska sakit karena mabuk laut juga darat (karena jalanan berliku dan durasi perjalanan 4-5 jam), si Bapak membantu saat Siska harus turun dan memuntahkan isi lambungnya terus menerus. Kemudian saat tas ransel milik Siska yang berisi dompet, kamera, dan handphone tertinggal di mobil (otopet), si Bapak kembali lagi dan mengembalikan tas tersebut tanpa meminta atau mau menerima tanda terimakasih dari kami Terimakasih saja sudah cukup untuk saya begitu katanya sambil tersenyum.

  1. Warga lokal

Sebelum bapak supir otopet kembali untuk mengembalikan tas ransel milik Siska, kami yang panik memicu rasa penasaran beberapa warga. Para warga langsung menawari bantuan untuk menyusul supir otopet, tapi sebelum kami menyusul bapak baik hati itu lebih dulu mengembalikan ransel itu. Perjalanan kami lanjutkan dari pelabuhan Tobelo ke pelabuhan Morotai. Saat di dalam kapal Siska kembali muntah-muntah, dan ada beberapa orang membantu dengan memberi plastik untuk muntah dan minyak angin. Setibanya di Morotai beberapa warga membantu gua buat cari rental mobil, bahkan seorang Bapak rela meninggalkan jualannya sementara buat cari mobil yang kami bisa pakai.

  1. Rental mobil, Morotai

Berbeda dengan di Ternate yang lepas kunci, di Morotai kami di dampingi supir. Bapak supir yang baik hati ini mau dengan sabar mengantar kami muter-muter cari klinik atau rumah sakit saat Siska lagi tepar-teparnya. Beberapa menit sekali kami berhenti di pinggir jalan karena siska mau memuntahkan isi perutnya. Setelah itu karena tau kami belum mendapatkan penginapan, bapak ini juga mau membantu kami mencarikan kami penginapan, memberitau tempat-tempat indah dan tersembunyi di pulau Morotai dan juga membantu mencarikan sewa boatuntuk keliling pulau-pulau indah di daerah Morotai.

  1. Dokter

Ibu dokter yang menangani Siska saat di rumah sakit juga sangat baik dan ramah. Saat gua bilang ramah berarti benar-benar ramah yang tulus mengajak kami mengobrol dan bukan hanya untuk sekedar basa-basi. Kami juga gak di izinkan bayar jasa dokter untuk pengobatan siska dan hanya menebus obat di apotek (biaya obat Rp. 40.000)

  1. Boat

Bapak pemilik boatini mau mengantar kami berkeliling ke setiap pulau indah di Morotai dan menunggu dengan sabar saat gua dan teman-teman asik foto-foto. Padahal kalian tau kan gimana kalo cewe-cewe udah mulai keasikan foto-foto? Pasti lupa waktu dan gak akan mikirin yang lainnya kecuali mikirin gaya apa lagi untuk posedi depan kamera.

Ini hanya hal-hal yang terjadi dari pengalaman gua selama berlibur di Ternate. Balik lagi ini sifatnya subjektif, jadi yang menurut gua baik belum tentu menurut orang lain baik. Tapi hal seperti ini membuat gua lebih berpikiran terbuka and the most important thing is, never stop to spread the kindness, because kindness is the language, the key to the happiness.

Pulau Dodola

Danau Laguna

Benteng Oranje

TAGS
RELATED POSTS
22 Comments
  1. Reply

    febi

    28 August 2018

    artikel yang baguss, apalagi kalo diikutsertaain di event2 lomba penulisan yg temanya promoin tempat2 wisata Indonesia..
    jadi kebayang, kalo pake bahasa Inggris trus dibaca sama orang luar, so nice 🙂

    • Reply

      Amelia Arianto

      29 August 2018

      Makasih kak. Tapi kayanya klo untuk lomba masih belum layak kak, masih belum pede

  2. Reply

    Antin Aprianti

    28 August 2018

    Pengalaman yang menyenangkan apalagi dibantu saat kesusahan, semoga semakin banyak orang-orang baik seperti mereka.
    Pulau Dodola dan Danau Laguna bagus banget 😍😍

    • Reply

      Amelia Arianto

      29 August 2018

      Iya kak. Suka miris liat orang jaman sekarang, baik kalo ada maunya atau ada keuntungannya

  3. Reply

    airin

    28 August 2018

    Indah banget pemandangan alam disana.. Cewek semua ya itu? Kalau gue agak ngeri pergi ketempat jauh tanpa laki-laki.. haha

    • Reply

      Amelia Arianto

      29 August 2018

      Jauh lebih indah pas liat aslinya. Iya kak kemaren pergi bertiga, semua cewe. Gak perlu takut kak, selama kita baik kita bakal dibaikin juga kok hehe

  4. Reply

    Ina

    29 August 2018

    Emng paling enak klo lagi wisata bertemu dengan orang2 baik kita jadi ngerasa aman, duhh Jadi pengen ke Ternate

  5. Reply

    Kartini

    29 August 2018

    Setuju nih jangan judge a book by its cover. Kayak jangan judge amel sombong karena mukanya yg jutek. Jangan judge tere galak karena mukanya yg keras (?). Jangan judge kartini dan puspa pendiem karena mukanya kalem (?) wkwkwk.
    Di luar judging, travelingnya mantul sis

    • Reply

      Amelia Arianto

      29 August 2018

      Ya begitulah kar, untung kita udah saling mengerti yaaa. Hmmm jadi kangen sama kalian

  6. Reply

    Tuty prihartiny

    29 August 2018

    Tos dulu ya kak….
    Maluku dan Maluku Utara never ending story banget ya. Setiap tahun satu dua kali saya ‘mesti’ kesana. Selain karena alam, budaya dan sejarahnya, masyarakat nya sangat bersahabat dan cepat menganggap kita sebagai saudara… Selalu ada alasan untuk ke sana lagi. Bareng yuks kak

  7. Reply

    Galuh

    29 August 2018

    Dibantuin orang pada saat susah apalagi travelling itu gak bisa dihilangin dari ingatan ya

  8. Reply

    Lisa Fransisca

    29 August 2018

    Bersyukur banget ya Kak Amel bisa bertemu dengan banyak orang-orang baik hati selama perjalanan. Btw, itu tempat-tempat yang dikunjungi cantik-cantik bangeeet.

  9. Reply

    Rama Murtaba

    29 August 2018

    Setuju banget sama sudut pandang kakak mengenai personality orang timur. Karena memang saya sendiri sudah merasakannya. Semoga Indonesia bisa seperti ini seterusnya. Hidup rukun dan damai dengan keberagaman suku dan budaya.

  10. Reply

    Tuty prihartiny

    29 August 2018

    Barusan baca lagi tulisan kak amel . Aseli kangen bangett ke morotai lagi…

  11. Reply

    Firdaus Soeroto

    29 August 2018

    Daerah Timur Indonesia ini selalu jadi salah satu wishlist gua. Terima kasih sharing-sharing ya.

  12. Reply

    Inez

    30 August 2018

    wah indonesia timur bagus-bagus ya pemandangannya. Suatu saat pengen banget kesana. Aku jg kenal temen dr Indonesia Timur dan emang baik bgt orangnya. Bersyukur bgt kamu ketemu sama orang baik di sana!

  13. Reply

    Taumy

    30 August 2018

    Wah….Sisi lain dari liburan, adalah kehidupan social dan interaksinya. Orang timur memang kelihatanya gahar, tapi hatinya lembut

  14. Reply

    lenifey

    31 August 2018

    Kalo orang baik insya Allah ketemunya orang baik juga ya kak..
    Saya kalo lagi jalan2 terus banyak di tolongin orang tuh suka terharu gimana gitu.. seru ya kak jalan2nya ke Indonesia Timur.

  15. Reply

    Yunita Tresnawati

    31 August 2018

    Lengkap banget infonya. Ada keterangan harga dan foto yang keren. Mantap lah,
    memang Indonesa timur jadi destinasi impian karena alamnya luar biasa

  16. Reply

    cha

    31 August 2018

    asik euy trip jauh, ka amel kan cuma ber3an nih, sebelum pergi ke tempat tujuan googling terlebih dahulu atau sdh dpt referensi. Beranian soalnya 😀

  17. Reply

    Evi

    31 August 2018

    Iyaa.. Mereka saudara kita.. Satu Indonesia.. Mereka saudara kita yg berbeda pulau.. 🙂

  18. Reply

    Maria Widjaja

    31 August 2018

    Don’t judge book by its cover. Don’t judge anyone but their look, ya. Instead, travel more and meet a whole lot people to widen our horizon of thought.

    Kak Amel catikk =)

LEAVE A COMMENT

Amelia
Indonesia

This is Amelia and this is my Journey! I write this awesome blog just to tell you my stories. Through all the places and things I see and feel around the world, there isn't a best way to share my adventures and experience! Follow my daily updates and discover with me the essence of traveling!

thejourneyofamelia.com

The very basic core of daddy’s little girl’s living spirit is her passion for lifes, adventures and storytelling