Lifestyle,  Story,  Tak Berkategori,  Travel

KEBAIKAN WARGA INDONESIA TIMUR

Baik dan buruk biasanya bersifat subjektif, tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Tapi yang pasti sebagai manusia kita harus terus menyebarkan kebaikan, bukan karena mengharapkan mendapat balasan kebaikan. Tapi mendapat rasa puas saat bisa membantu atau menolong orang lain. Itu kenapa kali ini yang mau gua bahas adalah kebaikan dari para masyarakat di Indonesia timur berdasarkan pengalaman yang gua alami. So heres the story, hope you enjoy!

Perjalanan dari Ternate ke Morotai sebenarnya bisa ditempuh dengan beberapa alternative (jalur udara atau darat-laut) yang membedakan hanya durasi perjalanan. Apa daya karena kami kehabisan tiket pesawat untuk pergi ke Morotai, mau gak mau kami harus menempuh jalan darat-laut untuk sampai ke Morotai.

Rute perjalanan dari Ternate ke Morotai:

  • Pelabuhan Armada Semut Mangga Dua Pelabuhan Sofifi dengan kapal cepat, durasi 45 menit (Rp. 35.000/orang)
  • Pelabuhan Sofifi Pelabuhan Tobelo dengan mobil, durasi 4-5 jam (Rp. 100.000/orang)
  • Pelabuhan Tobelo – Pelabuhan Morotai dengan kapal cepat, durasi 90 menit (Rp. 50.000)

Rute perjalanan dari Morotai ke Ternate:

  • Dengan menggunakan pesawat, durasi 45 menit (Rp. 630.000)

Sumpah gua gak bohong, warga di Ternate itu emang bener-bener baik bukan main. Mungkin kalian tau tampilan warga Indonesia timur terlihat berbeda karena kulitnya yang gelap, wajah tampak sangat serius dan rambut keritingnya, tapi hati mereka lebih tulus dari kebanyakan orang. Istilah Dont judge a book by it coverbenar dalam hal ini. Kenapa gua bisa bilang begitu? Gua udah membuktikannya sendiri! Kapan? Saat gua liburan di Ternate pastinya! Gimana ceritanya? Ok, lets get it started..

  1. Rental mobil, Ternate

Bapak Arif pemilik jasa rental mobil yang gua hubungi di Ternate benar-benar berusaha mencarikan mobil untuk kami pakai. Hari kedatangan kami bersamaan dengan wisuda beberapa universitas di Ternate, itu kenapa semua jasa rental mobil kosong. Tapi dengan susah payah bapak Arif akhirnya mendapatkan mobil yang bisa kami pakai semala berlibur di Ternate. Bahkan Bapak Arif mau mengantar kami ke pelabuhan pada subuh keesokan harinya. Setelah kami kembali ke Ternate dari Morotai, Bapak Arif kembali membantu kami mencarikan mobil yang bisa kami pakai. Ada satu kejadian dimana kami mendapatkan mobil yang gak nyaman (kopling dan rem agak bermasalah), Bapak Arif dengan sabar menanggapi keluhan kami dan membantu kami dengan segera mengganti mobilnya dengan mobil yang lebih baik. Kami sangat beruntung dibantu oleh Bapak Arif yang mau diganggu dan harus datang tengah malam untuk mengantar mobil.

  1. Ibu penunjuk arah

Pada saat kami di pelabuhan pelabuhan Mangga Dua, kami ketemu sama seorang ibu warga lokal yang kelihatannya habis belanja di pasar. Begitu kami bercerita kalo kami akan menyambung perjalanan ke pelabuhan Tobelo, Ibu itu langsung menawari kami untuk bergabung dengannya karena Ibu tersebut juga akan melakukan perjalanan ke pelabuhan Tobelo. Ini membantu kami mendapatkan harga yang lebih ekomonis dalam perjalanan kami ke pelabuhan Tobelo

  1. Bapak pengemudi otopet

Pada saat kejadian Siska sakit karena mabuk laut juga darat (karena jalanan berliku dan durasi perjalanan 4-5 jam), si Bapak membantu saat Siska harus turun dan memuntahkan isi lambungnya terus menerus. Kemudian saat tas ransel milik Siska yang berisi dompet, kamera, dan handphone tertinggal di mobil (otopet), si Bapak kembali lagi dan mengembalikan tas tersebut tanpa meminta atau mau menerima tanda terimakasih dari kami Terimakasih saja sudah cukup untuk saya begitu katanya sambil tersenyum.

  1. Warga lokal

Sebelum bapak supir otopet kembali untuk mengembalikan tas ransel milik Siska, kami yang panik memicu rasa penasaran beberapa warga. Para warga langsung menawari bantuan untuk menyusul supir otopet, tapi sebelum kami menyusul bapak baik hati itu lebih dulu mengembalikan ransel itu. Perjalanan kami lanjutkan dari pelabuhan Tobelo ke pelabuhan Morotai. Saat di dalam kapal Siska kembali muntah-muntah, dan ada beberapa orang membantu dengan memberi plastik untuk muntah dan minyak angin. Setibanya di Morotai beberapa warga membantu gua buat cari rental mobil, bahkan seorang Bapak rela meninggalkan jualannya sementara buat cari mobil yang kami bisa pakai.

  1. Rental mobil, Morotai

Berbeda dengan di Ternate yang lepas kunci, di Morotai kami di dampingi supir. Bapak supir yang baik hati ini mau dengan sabar mengantar kami muter-muter cari klinik atau rumah sakit saat Siska lagi tepar-teparnya. Beberapa menit sekali kami berhenti di pinggir jalan karena siska mau memuntahkan isi perutnya. Setelah itu karena tau kami belum mendapatkan penginapan, bapak ini juga mau membantu kami mencarikan kami penginapan, memberitau tempat-tempat indah dan tersembunyi di pulau Morotai dan juga membantu mencarikan sewa boatuntuk keliling pulau-pulau indah di daerah Morotai.

  1. Dokter

Ibu dokter yang menangani Siska saat di rumah sakit juga sangat baik dan ramah. Saat gua bilang ramah berarti benar-benar ramah yang tulus mengajak kami mengobrol dan bukan hanya untuk sekedar basa-basi. Kami juga gak di izinkan bayar jasa dokter untuk pengobatan siska dan hanya menebus obat di apotek (biaya obat Rp. 40.000)

  1. Boat

Bapak pemilik boatini mau mengantar kami berkeliling ke setiap pulau indah di Morotai dan menunggu dengan sabar saat gua dan teman-teman asik foto-foto. Padahal kalian tau kan gimana kalo cewe-cewe udah mulai keasikan foto-foto? Pasti lupa waktu dan gak akan mikirin yang lainnya kecuali mikirin gaya apa lagi untuk posedi depan kamera.

Ini hanya hal-hal yang terjadi dari pengalaman gua selama berlibur di Ternate. Balik lagi ini sifatnya subjektif, jadi yang menurut gua baik belum tentu menurut orang lain baik. Tapi hal seperti ini membuat gua lebih berpikiran terbuka and the most important thing is, never stop to spread the kindness, because kindness is the language, the key to the happiness.

Pulau Dodola
Danau Laguna
Benteng Oranje

22 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *