• Lifestyle,  Story,  Tak Berkategori,  Travel

    KEBAIKAN WARGA INDONESIA TIMUR

    Baik dan buruk biasanya bersifat subjektif, tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Tapi yang pasti sebagai manusia kita harus terus menyebarkan kebaikan, bukan karena mengharapkan mendapat balasan kebaikan. Tapi mendapat rasa puas saat bisa membantu atau menolong orang lain. Itu kenapa kali ini yang mau gua bahas adalah kebaikan dari para masyarakat di Indonesia timur berdasarkan pengalaman yang gua alami. So heres the story, hope you enjoy!

  • Lifestyle,  Story

    UNTUK SAHABATKU

    Gua adalah seorang perempuan biasa sama seperti perempuan-perempuan pada umumnya. Menurut orang disekitarnya, yang membedakan gua dari yang lain hanyalah keinginannya yang keras, imajinasinya yang tinggi, sikap perfectionist, tidak pernah takut mencoba, displin dan berjiwa berpetualang. Tidak jarang mereka sebal karena sikap disiplin dan pendirian gua yang tidak mudah goyah. Tidak seperti biasa gua selalu bercerita tentang pengalaman traveling gua, kali ini gua mau cerita sedikit tentang gua dan para sahabat gua.

  • Lifestyle,  Story,  Travel

    A First Timer’s Trip To Raja Ampat, Papua

    Semua orang tau betapa indahnya negara Indonesia ini, negara yang memiliki banyak gugusan pulau-pulau. Raja Ampat, nama kabupaten yang ada di provinsi Papua Barat, merupakan salah satu lokasi yang sudah gua buktikan keindahannya. Matahari terbit nan cantik yang malu-malu untuk memunculkan rupa, air laut yang super jernih, gelitik pasir putih di antara kaki, awan cerah, deburan suara ombak yang membuat hati tenang, segala sesuatu dari tempat itu membuat gua merasa di surga.

  • Tips,  Travel

    Hal Penting Sebelum Liburan

    Gak mungkin dong, kalo liburan tinggal liburan aja? Itu namanya nekat sih menurut gua. Mau nikah aja butuh persiapan, eh gausah jauh-jauh deh. Mau masuk Perguruan Tinggi aja butuh persiapan, bahkan mau berangkat kerja aja butuh persiapan. Masa liburan gak butuh persiapan? Tentunya butuh banget dong.. Hal ini juga yang Kartini tanyakan pagi ini—melanjut dari postingan gua sebelumnya (Apa yang Harus Ditanam Dalam Benak Traveller).

  • Tips,  Travel

    Apa yang Harus Ditanam Dalam Benak Traveller

      Setelah beberapa waktu lamanya Kartini gak gangguin gua karena kesibukannya mengaudit perusahaan yang lebih dari satu itu, akhirnya gua digangguin lagi dengan pertanyaan-pertanyaan tak terduganya. Tapi perlu gua tegaskan, kalo gua senang ditanya-tanya sama Kartini karena berhubungan dengan kegiatan halan halan gua. Kalian kalo mau tanya apapun tentang suatu hal yang berbau travelling pun bisa tanya ke gua anytime.

  • Tips,  Travel

    Kiat-kiat Nge-backpack

    Dan lagi, seperti artikel sebelumnya (Alasan Amelia Menyukai Travelling) dan juga ke dua artikel selanjutnya gua bakalan ngebahas tentang beberapa pertanyaan dari Kartini. Masih sama seperti artikel sebelumnya, berawal dari Kartini gangguin gua melalui pesan whatsapp. Setelah pertanyaannya terjawab tentang alasan gua menyukai travelling, Kartini bertanya lagi tentang kiat-kiat menjadi backpacker sejati. Ingin rasanya gua jawab, “cari aja sih di google!” Tapi ya, it’s ok lah itu menandakan gua ini adalah traveller sejati. Cyaelahhh, jumawa kan.

  • Story,  Travel

    Why Travelling?

    Belum lama ini, Kartini gangguin gua dengan pesan whatsapp-nya yang bertubi-tubi. Ya, memang gantian sih. Biasanya gua yang gangguin dia. Padahal Kartini sedang bekerja dan gua tau kerjaannya itu gak abis-abis. Haha! Tapi satu hal yang gua tau tentang Kartini, dia orangnya gak bisa ke distract apalagi mengenai pesan—penting ga penting pasti dibalas kalo dia udah baca.

  • Story,  Travel

    Obrolan Tentang Instagram

    Lagi-lagi gua akan bercerita tentang pendapat Kartini. Karena walaupun tempat terjauh gua dan Kartini jalan-jalan baru sampai Majalengka, namun Kartini selalu turut serta dalam cerita gua. Bahkan dia tahu bagaimana keseruan gua saat mengunjungi suatu tempat. She’s a good listener and I’m a good story teller. That’s why we’re match! Haha.

  • Story,  Travel

    Suara Dari Sahabat

    Dalam hidup ini, gua yakin setiap orang memiliki perspektif tersendiri terhadap apa-apa yang ada dan terjadi di dalam kehidupannya. Gak semua orang punya pandangan yang sama, walaupun ada yang sama, tapi pasti ada satu hal walau sedikit itu berbeda. Gua punya teman (dulunya teman), tapi sekarang ya bisa gua bilang dia itu sahabat gua. Walau intensitas ketemu dan chat-nya gak sering, tapi sejak tahun 2011 lalu kami ketemu, sampai sekarang komunikasi kami masih sangat baik. Ia pun masih setia mendengar semua cerita gua yang ga ada udahnya—walau ia suka memotong kemudian berkata nyeleneh, bikin gua keki.

Orlando Scandrick Jersey