Story,  Travel

Why Travelling?

Belum lama ini, Kartini gangguin gua dengan pesan whatsapp-nya yang bertubi-tubi. Ya, memang gantian sih. Biasanya gua yang gangguin dia. Padahal Kartini sedang bekerja dan gua tau kerjaannya itu gak abis-abis. Haha! Tapi satu hal yang gua tau tentang Kartini, dia orangnya gak bisa ke distract apalagi mengenai pesan—penting ga penting pasti dibalas kalo dia udah baca.

Ya, waktu itu gua lagi asik bekerja. Biasanya gua ga asik sih kalo kerja, asiknya kalo travelling aja. Namanya juga punya prinsip, work less travel more. Tapi mau gak mau gua tetap kerja biar bisa travelling. Kalo engga, ya duit dari mana guys? Hape gua geter, isinya Kartini. Kapan dapet whatsapp dari pangeran setampan Beckham ya? Haha.

“Mel, kasih tau gua alasan kenapa lo suka travelling. Jelasin!”

“Mel!”

“Mel!”

“Mel!”

Dan sekian banyak “Mel!” dikirimkan ke nomor whatsapp gua. Ngeselin kan? Ya mau gak mau gua bales dong, daripada hape gua nge-hang dapet chat yang gak kelar-kelar. Gua jelasin ke Kartini alasan gua suka travelling seperti di bawah ini:

Menghilangkan penat

1519964322375
Danau Laguna, Ternate

Menjelajah suatu tempat baru, atau pergi ke tempat yang lo suka walaupun pernah lo singgahi itu adalah cara yang sangat ampuh buat gua untuk menghilangkan penat. Tugas-tugas kuliah yang tiada habis (saat gua dulu masih kuliah S1 dan Profesi), rutinitas pekerjaan yang monoton, permasalahan-permasalahan hati yang tiada kunjung selesai, atau bahkan recetan dari sanak saudara yang bertanya kapan kewong sungguh membuat gua penat. Alhasil, dengan modal nekat dan uang tentunya gua pun escape dari lingkungan gua hidup sehari-hari. Menemui orang-orang baru, takjub akan tempat baru, dan tentu saja pengalaman baru. Ya, walaupun pernah dua kali tiga kali pergi ke tempat yang sama, berarti gua punya alasan kenapa gua pergi ke sana lagi untuk menghilangkan penat.

Berjiwa Petualang

Ya, bisa dibilang gua ini anaknya bolang. Orang-orang yang gak kenal-kenal gua banget pasti mikirnya gua ini anak mall, anak bioskop, atau anak café. But guys, gua itu jauh dari kata itu. Ya memang sih, karena gua ini orangnya harus perfect, sebelum berpergian untuk hal baju harus tetep kece dong. Gak lucu kan, kalo gua pergi ke pantai tapi pakai jeans. Wagilasi, gak nyambung. Berarti mau gak mau gua harus ke mall untuk keperluan itu.

WhatsApp Image 2018-03-08 at 08.05.47
Kuta Beach, Bali

Gua ini anaknya anak pantai banget. Gua suka iklim tropis dan udara yang hangat. Suara deburan ombak dan pasir-pasir pantai yang menggelitik jari-jari kaki gua itu adalah hal yang paling gua suka. Gunung? Ya, gua penasaran memang dan Kartini sering ngajak gua naik gunung, tapi gua selalu menolak. Walau gua suka jalan, tapi gua gak kuat kayaknya kalo naik gunung. Hahaha!

Amazing Views

Warna pasir pantai yang berbeda, warna air laut yang ciamik, kebun-kebun yang membuat mata fresh, gedung-gedung, langit senja, langit fajar, penduduk lokal, semuanya itu merupakan pemandangan yang luar biasa buat gua. Tentu saja membuat gua menjadi sangat bahagia. Benar karena gua suka foto dan difoto. Travelling adalah salah satu cara untuk mewujudkan kebahagiaan itu.

WhatsApp Image 2018-03-08 at 08.07.47
Raja Ampat

Bikin Lebih Confident

Gua gak tahu apakah orang lain akan setuju dengan alasan gua yang satu ini. Travelling membuat gua jadi lebih percaya diri. Alasannya? Karena gua bisa punya banyak cerita ketika bertemu dengan teman-teman atau saudara-saudara gua, gua bisa banyak tahu tentang suatu tempat, bahkan gua bisa memberikan saran ke siapapun yang bertanya ke gua tentang tempat yang pernah gua singgahi itu. Ya, menolong membuat gua jadi lebih percaya diri.

WhatsApp Image 2018-03-08 at 08.09.19
Bali Bird Park

Make Me More Adaptable and Flexible

Setiap tempat memiliki karakteristik yang berbeda. Seperti yang pernah Kartini katakan ke gua kalo di dunia ini gak ada yang abadi. Mungkin aja hari ini gua masih kerja di tempat ini. Tapi bulan depan gua udah pindah ke tempat baru. Untuk ke tempat baru, tentunya butuh adaptasi kan? Nah, travelling sangat membantu gua untuk bisa lebih mudah beradaptasi dan fleksibel. Ya, itulah alasannya.

WhatsApp Image 2018-03-08 at 08.10.53
Aborek Homestay

Feel Smarter, Sexier, and Happier

Wawasan semakin bertambah ketika gua pergi ke tempat yang baru, bercengkerama dengan penduduk lokal dan menanyai hal-hal yang gua gak tahu. Dengan wawasan yang semakin bertambah, tentunya gua merasa lebih seksi. Ya, seksi yang ada pada seorang wanita bukan dari tubuhnya, melainkan dari pengetahuan, cara berpikir, cara berbicara, dan memberikan orang lain kesempatan untuk memberikan pendapatnya. Suatu waktu Kartini pernah berkata demikian, itulah seksi. Dan ketika gua merasa gua smart, sexy, jelas gua bakalan merasa bahagia.

WhatsApp Image 2018-03-08 at 08.12.19
Changi Airport

Itulah alasan-alasan kenapa gua suka travelling. Bagaimana dengan kalian yang jiwanya juga jiwa jalan? Apa alasan kalian? Bukan karena kekinian kaan 😀

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Orlando Scandrick Jersey